Bahan Aktif : Metil Metsulfuron 20%.
Jenis Pestisida : Herbisida.
Cara Kerja : Herbisida sistemik pra dan purna tumbuh.
Formulasi : Water Dispersible Granule (WG).
Warna : Putih
Ukuran Kemasan : 20 gr dan 250 gr.
Jenis Kemasan : Aluminium foil.
No. Pendaftaran : RI. 01030120042289
Kelas bahaya WHO : Kelas III (cukup berbahaya)
AttachmentSize
Image icon MEDALLY.jpg1.43 MB

KEUNGGULAN

  • Herbisida sistemik selektif pra tumbuh dan purna tumbuh
  • Berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam air (Water dispersible Granule/WG).
  • Penghambat perkecmbahan biji gulma.
  • Efektif untuk mengendalikan gulma pada pertanaman padi, jeruk, mangga dan lahan tanpa tanaman.
  • Efektif mengendalikan gulma pakis-pakisan.
  • Dapat mengendalikan gulma hingga 4 bulan.
  • Mudah larut dalam air dan tidak menyumbat  alat semprot.

DISKRIPSI

MEDALLY 20 WG adalah herbisida sistemik selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbahan aktif  metal metsulfuron: 20%. MEDALLY 20 WG berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam air (Water dispersible Granule/WG) berwarna putih yang diformualiskan khusus untuk mengendalikan gulma pada pertanaman padi, jeruk, mangga dan lahan tanpa tanaman hingga 4 bulan dan mampu menghambat perkecambahan biji gulma, serta sangat efektif dalam mengendalikan gulma pakis-pakisan.
Bahan aktif diuron dalam penggolongan HRAC (Herbicide Resistance Action Committee) termasuk golongan B atau berdasarkan penggolongan WSSA golongan 2, yaitu sulfonylurea. Metil metsulfuron merupakan herbisida yang bekerja melalui penghambatan dari enzim acetolactate synthesa (ALS).Penghambatan ALS mengarah ke penghentian cepat pembelahan sel dan proses pertumbuhan berikutnya pada gulma.     
Herbisida ini tidak menimbulkan fitotoksik  pada tanaman jika digunakan sesuai petunjuk. MEDALLY 20 WG mudah larut dalam air dan tidak mengganggu peralatan semperot. 
Kelas bahaya (WHO) termasuk dalam kelas III (cukup berbahaya) dengan keterangan pernyataan bahaya yaitu “PERHATIAN” dan warna pita piktogram pada label berwarna biru tua.
 

PETUNJUK PENGGUNAAN

  • Gunakan air lapang biasa yang tidak mengandung lumpur dan kotoran lainnya. Bila perlu siapkan air satu malam sebelum penyemperotan agar lumpur dan kotoran lainnya mengendap.
  • Waktu aplikasi pagi hari sebelum jam 9 atau sore hari setelah jam 4.
  • Lakukan penyemperotan pada waktu cuaca cerah dan diperkirakan hujan tidak turun dalam waktu 4-6 jam setelah penyemperotan.
  • Gunakan dosis dan volume semperot yang dianjurkan.
  • Volume semperot:  500 g/l.