Bahan Aktif Paraquat diklorida: 275 g/l.
  (Setara dengan Ion Parakuat: 200 g/l).
Jenis Pestisida Herbisida.
Cara Kerja Herbisida kontak purna tumbuh.  
Formulasi Solouble Concentrate (SL).
Warna Biru dan Hitam.
Ukuran Kemasan 500 ml, 1 liter, 5 liter dan 20 liter.
Jenis Kemasan Plastik PET
No. Pendaftaran RI. 01030120062537.
Kelas bahaya WHO Kelas II (berbahaya).
AttachmentSize
BROSUR-SIDAXONE.jpg1.91 MB

KEUNGGULAN

  • Berbentuk larutan dalam air (Solouble concentrate/SL).
  • Rajanya herbisida kontak.
  • Dapat mematikan gulma dalam satu hari.
  • Efektif  mengendalikan gulma berdaun lebar dan sempit pada pertanaman jagung, karet, kelapa sawit, persiapan lahan budidaya padi sawah (TOT) dan lahan tanpa tanaman.
  • Mudah larut dalam air dan tidak menyumbat  alat semprot.

DISKRIPSI

SIDAXONE 276 SL* adalah herbisida kontak purna tumbuh berbahan aktif paraquat diklorida: 275 g/l (setara dengan ion paraquat: 200 g/l). Paraquat diklorida terkenal sebagai rajanya herbisida kontak. SIDAXONE 276 SL* berbentuk larutan dalam air (Soluble concentrate/SL yang efektif untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan sempit pada pertanaman jagung, karet, kelapa sawit, persiapan lahan budidaya padi sawah (TOT) dan lahan tanpa tanaman hingga 1 bulan.

Herbisida SIDAXONE 276 SL* (paraquat diklorida) adalah herbisida bersifat kontak yang dapat mematikan bagian tumbuhan yang terkena dan toksik terhadap sel-sel tumbuhan yang hidup. Herbisida ini tidak dapat diserap oleh bagian tanaman lain yang tidak berhijau daun. Paraquat adalah nama umum dari 1,1-dimetil-4-4 bipiridylium (C12H14N2). Zat ini bersifat stabil pada media asam sampai netral, tetapi mengalami oksidasi pada kondisi alkalin/basa. Pada tanah dengan kandungan liat tinggi dan surfaktan anionic, herbisida ini akan menjadi tidak aktif dan terabsorbsi kuat pada tanah dan tidak dapat diserap akar.Bahan aktif ametrin dalam penggolongan HRAC (Herbicide Resistance Action Committee) termasuk golongan D atau berdasarkan penggolongan WSSA (Weed Science Society of America) adalah golongan 22, yaitu bipyridylum. Golongan bipyridylum merupakan herbisida yang  merusak membran sel dan sitoplasma gulma.Aktivitas herbisida dari golongan bipyridylum, sangat dipengaruhi oleh cahaya, suhu dan kelembaban. Suhu yang tinggi akan meningkakan toksisitas paraquat. Paraquat mematikan gulma dengan cara menangkap electron pada proses fotosintesis dan membentuk radikal bebas yang dapat merusak membrane sel. Paraquat akan bereaksi bila terkena sinar matahari  dan berubah menjadi senyawa radikal bebas. Senyawa ini mengeluarkan oksigen yang sangat aktif yang kemudian bereaksi dengan sel hijau gulma, sehingga tidak dapat mengikat air, kemudian gulma akan layu dan mati. Senyawa radikal bebas akan berubah kembali menjadi paraquat dan bereaksi berulang-ulang selama masih ada sel hijau daun. Bila sel hijau daun habis, maka paraquat akan teruarai oleh sinar matahari menjadi Methyl Quartenary Isonicotinic Acid yang kemudian terurai menjadi Methyl Amine dan karbon dioksida. Senyawa tersebut tidak beracun dan tidak terakumulasi. Gejala awal gulma yang disemprot dengan herbisida SIDAXONE 276 SL* terlihat mengering dan akhirnya mati. Dalam hitungan jam gejala mengering akan terlihat dan dalam satu hari gulma akan terlihat mati. Herbisida ini tidak menimbulkan fitotoksik  pada tanaman jika digunakan sesuai petunjuk. SIDAXONE 276 SL* mudah larut dalam air dan tidak mengganggu peralatan semperot.  

Perhatian: Berdasarkan lingkup penggunaan paraquat termasuk golongan pestisida terbatas.Kelas bahaya (WHO) termasuk dalam kelas II (berbahaya) dengan keterangan pernyataan bahaya yaitu “BERBAHAYA” dan warna pita piktogram pada label berwarna kuning tua.

  PETUNJUK PENGGUNAAN

  • Gunakan air lapang biasa yang tidak mengandung lumpur dan kotoran lainnya. Bila perlu siapkan air satu malam sebelum penyemperotan agar lumpur dan kotoran lainnya mengendap.
  • Waktu aplikasi pagi hari sebelum jam 9 atau sore hari setelah jam 4.
  • Lakukan penyemperotan pada waktu cuaca cerah dan diperkirakan hujan tidak turun dalam waktu 4-6 jam setelah penyemperotan.
  •  Gunakan dosis dan volume semperot yang dianjurkan.
  •  Volume semperot:  500 g/l