Kandungan  Azospirillum sp.
  Bacillus sp.
   Pseudomonas sp.
   Streptomyces sp.
Jenis Poduk Pupuk Hayati
Fungsi Mengikat N, Meningkatkan ketersediaan unsur hara P dan K.  
Formulasi Tepung
Warna Hitam
Ukuran Kemasan 50 g dan 100 g
Jenis Kemasan Aluminium foil
No. Pendaftaran 03.03.2012.034.
Kelas bahaya WHO Kelas IV (tidak berbahaya pada penggunaan normal).

KEUNGGULAN

  • Ramah lingkungan.
  • Berbentuk tepung  dan mudah diaplikasikan.
  • Membantu mengikat Nitrogen (N).
  • Meningkatkan ketersediaan unsur hara fosfor (P) dan Kalium (K).
  • Meningkatkan ketahanan tanaman.
  • Memacu pertumbuhan, pembungaan dan pemasakan buah.

DISKRIPSI

POTENSIDA adalah pupuk hayati perlakuan benih (seed treatment) yang diformulasikan untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi, mempercepat masa panen, dan untuk keberlanjutan produktivitas tanah sawah. POTENSIDA merupakan produk bio unggulan PT. Petrosida Gresik hasil kerjasama lisensi dengan Balai Penelitian Tanah Bogor.

Pupuk hayati POTENSIDA berbentuk tepung berwarna hitam yang mengandung mikroba penambat N, pelarut P, penghasil zat pemacu tumbuh dan antipatogen unggul hasil isolasi dan seleksi dari mikroba indigenous Indonesia yang dapat berfungsi membantu menambat nitrogen (N) dari udara; melarutkan senyawa fosfat (P) yang sukar larut di dalam tanah; mempercepat pertumbuhan, pembungaan dan pemasakan biji; dan meningkatkan ketahanan tanaman padi terhadap serangan hama dan penyakit.

POTENSIDA mengandung mikroba penambat N bebas dari udara yang berasal dari jenis Azospirillum sp. Kemampuan mikroba ini adalah menangkap N bebas dalam udara tanah melaui produksi enzim reduktase. Selain itu, mikroba ini juga mampu menghasilkan zat pemacu tumbuh yang dapat mempercepat pertumbuhan tanaman padi.

POTENSIDA  juga mengandung mikroba pelarut P dari jenis Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. yang mampu menghasilkan enzim fosfatase sehingga dapat melarutkan P-tanah tak larut menjadi P-tersedia bagi tanaman. Selain itu, mikroba ini juga dapat menghasilkan zat pendegradasi khitin maupun antipatogen sehingga dapat meningkatkan ketahanan tanaman padi dari serangan hama dan penyakit.

Selain itu, POTENSIDA juga mengandung mikroba penghasil zat pemacu tumbuh dari jenis Streptomyces sp. dan bakteri endofitik, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan, pembungaan dan pemasakan biji padi.

Kelas bahaya (WHO) termasuk dalam kelas IV (tidak berbahaya pada penggunaan normal).

 

PETUNJUK PENGGUNAAN 

  • Masukkan 5 kg benih padi dan rendam dengan air bersih selama satu hari dan satu malam.
  • Angkat rendaman dan tiriskan benih padi dengan ayakan atau saringan.
  • Pilih tempat yang teduh untuk mencampur benih padi dengan pupuk hayati POTENSIDA.
  • Taburkan/campurkan 1 sachet (kemasan 50 gram) pada benih padi hingga rata dan melekat pada permukaan benih kemudian benih dikecambahkan atau diperam selama dua hari dalam ruangan yang lembab. (untuk POTENSIDA kemasan 100 gram digunakan untuk 10 kg benih padi).
  • Sebaiknya 1 sachet habis sekali pakai.
  • Jangan dicampur dengan pupuk kimia atau pestisida
  • Jika benih padi sudah berkecambah siap disemaikan.